Lewati ke konten
← Kembali

Football

Egy Maulana Vikri Masih Ingin Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia

Egy Maulana Vikri Masih Ingin Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia

Egy Maulana Vikri belum menyerah membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia. Kegagalan di kualifikasi sebelumnya tak menyurutkan ambisinya.

Egy Maulana Vikri menegaskan ambisinya membawa Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia. Mimpi itu tetap hidup meskipun perjuangan Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026 berakhir di Ronde 4 setelah dua kekalahan dari Arab Saudi dan Irak.

Egy sempat menjadi bagian skuad saat Indonesia mengejar tiket ke putaran final. Pemain yang kini memperkuat Dewa United itu beberapa kali dipanggil pelatih yang menangani timnas selama periode tersebut.

Dalam wawancara dengan detikSport di Kantor FIFA, Jakarta, Kamis (22/10/2026), Egy menyatakan kebanggaannya membela timnas dan keinginan kuatnya meraih kesuksesan bersama Garuda.

"Saya sangat bangga bermain untuk negara ini. Saya sangat bangga bermain untuk tim nasional Indonesia ini. Jadi saya sangat ingin berada di momen-momen dimana mimpi-mimpi saya juara bersama tim nasional," ujar Egy.

Ia juga menekankan bahwa tampil di Piala Dunia bersama timnas adalah target pribadinya, sekaligus mengakui jalan menuju ke sana tidak mudah.

Timnas Indonesia masih memiliki peluang mengejar mimpi tersebut. PSSI disebut telah mencanangkan upaya melanjutkan target lolos ke Piala Dunia 2030, dengan perjuangan dimulai dari Ronde 2 Kualifikasi Piala Dunia 2030 pada September 2027. Lawan yang akan dihadapi baru diketahui setelah drawing pada 15 Desember 2026.

Egy berharap tetap mendapat tempat di skuad Timnas Indonesia pada kesempatan berikutnya. Pengalaman dari kualifikasi sebelumnya dianggapnya sebagai pelajaran berharga untuk kembali mengejar target yang belum tercapai.

Menurut Egy, konsistensi menjaga mimpi dan tujuan menjadi kunci, terutama ketika ia sempat keluar dari jalur yang diinginkan. Dukungan keluarga disebutnya berperan besar membuatnya kembali ke jalur tersebut.

"Walaupun kadang saya tidak berada di jalur, tapi karena konsisten mimpi dan tujuan yang saya selalu ingat dari awal dan dukungan keluarga-keluarga itu yang buat saya harus selalu balik ke jalur yang saya inginkan," tuturnya.

Ia menambahkan bahwa sepak bola sudah menjadi bagian dari keluarganya sejak kecil dan menjadi tujuan hidupnya. Bermain untuk tim nasional dinilainya sebagai cita-cita yang dimiliki semua pesepak bola.

Sumber: Detik Sepakbola