Football
Fabregas Tolak Sebut Manchester United Sedang Krisis

Pelatih Como Cesc Fabregas menolak anggapan Manchester United tengah krisis jelang pertemuan kedua tim di Liga Champions, meski MU tanpa kemenangan dalam enam laga terakhir.
Pelatih Como, Cesc Fabregas, menolak menyebut Manchester United sedang dalam krisis menjelang laga matchday 3 Liga Champions di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Rabu (21/10/2026) malam WIB. Menurutnya, istilah krisis tidak relevan dalam sepak bola.
Como memasuki pertandingan ini dengan catatan lebih baik. Tim asuhan Fabregas menempati peringkat kelima klasemen Liga Italia dengan 14 poin dari tujuh laga. Pada debutnya di Liga Champions, Como meraih kemenangan atas RB Leipzig sebelum dikalahkan Feyenoord.
Manchester United baru mengoleksi dua kemenangan dari 10 pertandingan di semua kompetisi. Setan Merah tidak menang dalam enam laga terakhirnya, sehingga tekanan pun muncul untuk Michael Carrick. Situasi MU juga sempat diwarnai kontroversi setelah Lisandro Martinez melontarkan kritik kepada manajemen usai kekalahan dari Atletico Madrid.
Fabregas tetap menilai tidak ada krisis di MU. "Saya tidak percaya krisis dalam sepakbola. Anda bertanding setiap tiga hari, 11 lawan 11, dan Anda harus memberikan yang terbaik," ujarnya seperti dikutip beIN Sports.
Ia menambahkan bahwa istilah krisis diciptakan oleh jurnalis, sementara para pemain dan pelatih adalah profesional yang sejak lahir ingin bersaing. Fabregas menegaskan dirinya tidak percaya pada krisis apa pun.
Meski begitu, Fabregas tetap menaruh respek kepada Manchester United. Ia menyebut laga ini sebagai pertemuan dengan Manchester United dan mengajak timnya menikmati pertandingan, memainkan sepakbola mereka, serta mencoba menang. Fabregas juga menilai MU sebagai sekelompok pemain yang hebat.
Ia menekankan pentingnya kerendahan hati dan kesadaran bahwa masih banyak yang harus dipelajari, tanpa mengurangi respek kepada lawan.
Sumber: Detik Sepakbola

