Lewati ke konten
← Kembali

Football

Kahn Peringatkan Nagelsmann soal Risiko Latih Manchester United

Kahn Peringatkan Nagelsmann soal Risiko Latih Manchester United

Oliver Kahn mengingatkan Julian Nagelsmann bahwa melatih Manchester United berisiko besar, mengingat hampir setiap manajer gagal dalam beberapa tahun terakhir.

Legenda sepak bola Jerman Oliver Kahn memberi peringatan kepada Julian Nagelsmann terkait peluang menangani Manchester United. Nagelsmann belakangan dikaitkan dengan kursi manajer MU menyusul start buruk tim asuhan Michael Carrick.

MU belum meraih kemenangan dalam tujuh pertandingan beruntun dan telah kalah empat kali dari 11 laga sejak awal musim ini. Situasi itu membuat posisi Carrick dipertanyakan, dan sejumlah nama calon pengganti mulai bermunculan, termasuk Antonio Conte serta Nagelsmann yang keduanya sedang tanpa klub.

Conte tercatat pernah menangani Juventus, Chelsea, Inter Milan, Tottenham Hotspur, dan Napoli. Sementara Nagelsmann pernah membesut Hoffenheim, RB Leipzig, Bayern Munich, dan terakhir Timnas Jerman.

Kahn menilai Nagelsmann punya kemampuan untuk bekerja di bangku cadangan. Namun, menurut dia, pelatih berusia 39 tahun itu menghadapi risiko gagal yang besar jika memilih MU, terlebih karena pengalamannya di luar Jerman masih minim.

"Dari sudut pandang dia, ini bukan situasi yang mudah. Dia itu bukan orang yang punya banyak pengalaman di level tertinggi, khususnya berkaitan dengan klub asing," ucap Kahn diwartakan Sky.

Kahn juga menyoroti ketidakstabilan manajerial di Premier League dan Manchester United dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, Nagelsmann perlu mempertimbangkan matang-matang apakah MU adalah langkah berikutnya yang tepat.

"Dia benar-benar harus bertanya kepada dirinya sendiri: Bagaimana langkahku selanjutnya? Apakah harus jadi langkah yang tepat? Atau apakah aku harus mengambil risiko yang sangat besar seperti melatih Manchester United, di mana pada kenyataannya hampir setiap manajer cepat atau lambat gagal dalam beberapa tahun terakhir?"

Kahn meyakini Nagelsmann mampu membangun dan mengembangkan sebuah klub maupun tim. Meski begitu, ia menegaskan keputusan soal masa depan Nagelsmann sepenuhnya berada di tangan pelatih tersebut.

Sumber: Detik Sepakbola