Football
Lisandro Martinez Klarifikasi Usai Kritik Manajemen MU

Lisandro Martinez menjelaskan ucapannya yang mengkritik manajemen Manchester United. Ia mengaku berbicara dalam kondisi marah dan frustrasi, tetapi tidak meminta maaf.
Bek Manchester United Lisandro Martinez angkat bicara soal kritik pedasnya terhadap jajaran manajemen klub. Klarifikasi itu ia sampaikan melalui unggahan Instagram Story, sekitar 24 jam setelah komentarnya mencuat.
Kritik tersebut muncul setelah Manchester United kalah 0-2 dari Atletico Madrid di Liga Champions. Dalam pernyataannya saat itu, pemain asal Argentina itu menilai manajemen MU kurang berinvestasi dalam transfer pemain jelang musim 2026/2027. Ia secara khusus menyoroti direktur teknik Jason Wilcox.
Dalam klarifikasinya, Martinez mengaku melontarkan komentar tersebut dalam keadaan emosi. "Setelah pertandingan, saya berbicara dalam kondisi marah dan frustrasi karena kami tidak mendapatkan hasil yang kita semua inginkan," kata Martinez.
Ia menuturkan, siapa pun yang mengenalnya tahu bagaimana ia menjalani sepak bola dengan penuh semangat, komitmen, dan hasrat besar untuk menang. Baginya, segalanya terasa menyakitkan ketika tidak berjalan sesuai harapan, terlebih saat membela klub besar seperti Manchester United.
Mantan pemain Ajax Amsterdam itu menegaskan, kata-katanya mencerminkan perasaan serta keinginan kuatnya melihat klub bersaing memperebutkan gelar. Standar tinggi tersebut, ujarnya, bagian dari cara pandangnya terhadap sepak bola dan tanggung jawab yang melekat saat mengenakan seragam klub.
Martinez menjelaskan, ketika berbicara tentang keinginan mendapatkan 'lebih', yang ia maksud adalah ambisi yang harus dimiliki semua pihak di klub: keinginan terus berkembang, menjadi lebih kuat, dan memiliki segala yang dibutuhkan untuk bersaing di level tertinggi. Standar itu, katanya, harus dipegang bersama, dimulai dari dirinya sendiri.
Meski menyampaikan pernyataan panjang, tidak ada permintaan maaf dari Lisandro Martinez kepada manajemen The Red Devils. Ia justru menekankan bahwa para pemain, terutama dirinya, yang harus memberikan hasil. Martinez menempatkan diri di barisan terdepan dalam memikul tanggung jawab tersebut.
Ia menilai skuad perlu menuntut lebih banyak dari diri sendiri dan bekerja sama untuk membawa Manchester United kembali ke puncak. Martinez juga menyatakan kepercayaannya kepada rekan-rekan setim, manajer, dan semua orang yang bekerja membantu klub melangkah maju. Jalan ke depan, menurutnya, adalah terus bekerja sama disertai ambisi dan komitmen.
Lisandro menegaskan tujuan utamanya bersama MU tetap satu, yakni memberikan segalanya untuk Setan Merah. "Tujuan saya tetap sama sejak hari pertama: untuk meraih kemenangan, bersaing di level tertinggi, dan memberikan segalanya yang saya miliki demi lambang klub ini," ucapnya.
Sumber: CNN Indonesia Olahraga

