Lewati ke konten
← Kembali

Football

Moriyasu Disebut Tolak Malaysia, FAM Diminta Realistis

Moriyasu Disebut Tolak Malaysia, FAM Diminta Realistis

Hajime Moriyasu dikabarkan lebih memilih berkarier di Eropa ketimbang melatih Malaysia. FAM diminta realistis soal peluang dan biaya gajinya.

Harapan Malaysia untuk dilatih Hajime Moriyasu tampaknya sulit terwujud. Pelatih asal Jepang itu dilaporkan lebih memilih melanjutkan karier di Eropa setelah kontraknya bersama timnas Jepang berakhir pada Februari 2027.

Kabar tersebut dimuat New Straits Times. Menurut seorang agen yang dekat dengan agensi di Jepang, Moriyasu tidak tertarik menukangi Malaysia dan menjadikan Eropa sebagai tujuan berikutnya.

"Saya tahu soal rumor ini, tetapi menurut saya dia akan pergi ke Eropa," ujar agen yang meminta namanya tidak disebutkan itu.

Sejumlah media Jepang, termasuk Nikkan Gendai, sebelumnya juga menyampaikan kemungkinan Moriyasu berkarier di Eropa. Pelatih berusia 58 tahun itu disebut lebih menyukai pekerjaan harian di manajemen klub daripada menangani tim nasional.

NST juga menyoroti besaran gaji yang harus disiapkan FAM bila tetap mengejar Moriyasu. Untuk membayar gaji tahunan pelatih Jepang tersebut, FAM perlu menyiapkan dana hingga 10 juta ringgit Malaysia atau setara Rp44,2 miliar. Angka itu dinilai akan sangat membebani anggaran federasi.

Menurut laporan Berita Harian, penolakan Moriyasu menjadi perhatian utama karena kursi pelatih timnas Malaysia masih kosong secara permanen. Harimau Malaya ditinggal Peter Cklamovski sejak awal tahun, lalu Tan Cheng Hoe ditunjuk sebagai pelatih sementara sejak Juli. Malaysia membutuhkan pelatih definitif untuk meningkatkan daya saing di kancah internasional.

Sumber: CNN Indonesia Olahraga