Lewati ke konten
← Kembali

Football

Real Madrid Minta Maaf ke China Buntut Ledekan Mbappe

Real Madrid Minta Maaf ke China Buntut Ledekan Mbappe

Real Madrid meminta maaf kepada rakyat China setelah Kylian Mbappe meledek mendiang Mao Zedong. Klub menegaskan rasa hormatnya terhadap sejarah dan budaya China.

Real Madrid menyampaikan permintaan maaf kepada rakyat China menyusul pernyataan Kylian Mbappe yang meledek mendiang tokoh revolusioner sekaligus pendiri negara itu, Mao Zedong.

Permintaan maaf itu disampaikan klub melalui pernyataan resmi. Madrid mengaku menyesali keresahan yang mungkin timbul akibat ucapan pemainnya tersebut.

"Real Madrid C.F. ingin menyampaikan permintaan maaf kepada rakyat China atas keresahan yang mungkin ditimbulkan oleh pernyataan terbaru pemain kami, Kylian Mbappe," bunyi pernyataan klub.

Dalam pernyataan yang sama, Real Madrid menegaskan rasa hormatnya terhadap China, termasuk sejarah, budaya, dan warganya. Klub juga menyebut jutaan penggemar di China yang menyayangi dan mengagumi Real Madrid.

Permintaan maaf itu mengacu pada langkah Mbappe, yang telah menyatakan penyesalan atas kata-katanya dan menegaskan kembali rasa hormatnya kepada rakyat China.

Menurut klub, permintaan maaf ini didasari asas rasa hormat dan kedamaian antarbudaya. Madrid berharap ikatan persahabatan dengan China dapat terus membaik.

Klub juga menegaskan kembali komitmennya terhadap nilai-nilai penghormatan, hidup berdampingan, dan pemahaman lintas budaya. Madrid menyatakan keinginan untuk terus mempererat ikatan persahabatan dan kasih sayang yang menyatukan klub dengan warga China.

China sendiri merupakan salah satu negara yang berperan dalam perputaran ekonomi Real Madrid. Negara tersebut menyumbang 10 hingga 15 persen dari penjualan merchandise internasional klub.

Sumber: Detik Sepakbola